Cara Menghitung Pajak Penghasilan

Cara Menghitung Pajak Penghasilan

Pasti banyak yang belum mengetahui cara menghitung pajak penghasilan terutang yang harus dibayarkan tiap bulannya. Ketidaktahuan ini barangkali merupakan penyebab masih rendahnya nilai kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak. Agar kebingungan ini tidak berlarut-larut, sedikit mengenai cara menghitungnya akan disampaikan berikut ini.

Bagaimana Cara Menghitungnya?

Berikut ini akan disampaikan cara menghitung pajak penghasilan terutang yang harus dibayarkan tiap bulannya sebagaimana diolah dari berbagai sumber terkemuka, yaitu:

  1. Penghasilan bruto. Hitung penghasilan bruto yang meliputi gaji pokok yang diterima tiap bulan, serta hitung juga premi asuransi yang didapatkan dari perusahaan jika ada.
  2. Faktor pengurangan. Hitung faktor pengurangan yang termasuk penghasilan tanpa kena pajak. Penghasilan tanpa kena pajak diantaranya biaya jabatan, iuran pensiun ataupun iuran jaminan tua.
  3. Netto tahunan. Hitung penghasilan netto tahunan dengan cara mengurangkan penghasilan bruto tiap bulannya dikurangi dengan besarnya penghasilan tanpa pajak tiap bulan. Setelah didapatkan angka pastinya, kalikan dengan angka 12 sebagai jumlah bulan dalam setahun.
  4. Cara Menghitung Pajak PenghasilanHitung PTKP. Penghitungan penghasilan tidak kena pajak antara lain tunjangan anak, tunjangan istri dan tunjangan pribadi, setelah didapatkan nilainya kemudian kalikan dengan 12 yang merupakan jumlah bulan dalam satu tahun.
  5. Hitung PKP. Penghitungan penghasilan kena pajak dapat dilakukan dengan cara mengurangkan penghasilan netto tahunan dengan penghasilan tanpa kena pajak tiap tahunnya. penghasilan kena pajak: penghasilan netto dikurangi PTKP
  6. PPh terutang. Hitung besarnya pajak penghasilan terutang. Untuk dapat menghitungnya dilihat dari besarnya PKP tiap tahunnya. Apabila PKP kurang dari 50 juta pertahun, maka besarnya PPh terutang sebesar 5% dari PKP. Namun apabila penghasilan PKP lebih dari 50 juta, maka besarnya PPh terutang dengan cara akumulasi. Misalnya nilai PKP 62 juta, maka cara menghitung PPh terutang adalah 5% kali 50 juta ditambah 15% kali 12 juta. Setelah besaran nominalnya sudah terhitung, maka bagi angka tersebut dengan angka 12 untuk mengetahui besarnya PPh terutang tiap bulannya.

Demikianlah cara menghitung pajak penghasilan terutang yang harus dibayarkan tiap bulannya. Apabila masih kebingungan, ada baiknya segera kunjungi kantor pajak daerah atau kunjungi konsultan pajak. Semoga bermanfaat.

Speak Your Mind

*


6 + two =

Histats.com © 2005-2012 Privacy Policy - Terms Of Use - Powered By Histats