Cara Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga

Cara Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga

Seiring dengan makin pesatnya perkembangan teknologi dan bisnis dewasa ini, secara tidak langsung juga berpengaruh terhadap perubahan gaya hidup dan pola makan yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat, dan sayangnya kebiasaan baru ini terkadang kurang menyehatkan. Perubahan pola hidup dan pola makan yang tidak sehat ini justru akan meningkatkan resiko serangan penyakit berbahaya yang pada akhirnya berimbas pada besarnya biaya pengobatan. Salah satu cara menyiasati besarnya biaya pengobatan yang besar ini adalah menggunakan jasa perusahaan asuransi. Bagaimana cara memilih asuransi kesehatan keluarga yang tepat?

Apa saja tips dan triksnya?

Berikut ini akan disampaikan beberapa tips dan triks cara memilih asuransi kesehatan keluarga sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  1. Aman. Investasi apapun yang akan dipilih haruslah memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Tingkat keamanan yang tinggi pada suatu investasi akan berpengaruh juga terhadap minimnya resiko yang mungkin timbul kelak di kemudian hari.
  2. Syarat dan ketentuan. Pastikan bahwa syarat dan ketentuan tentang pembiayaan pengobatan jenis penyakit yang dapat di cover oleh perusahaan asuransi tidak terlalu rumit.
  3. Premi sebanding. Besaran premi yang harus dibayarkan tiap bulan atau tiap tahunnya sebanding dengan jenis, macam dan skala penyakit yang akan di cover oleh perusahaan asuransi. Tentu tidak mungkin mengharapkan kecilnya premi namun berharap segala macam penyakit resiko tinggi akan di cover oleh perusahaan asuransi.
  4. Cara Memilih Asuransi Kesehatan KeluargaMultipurpose. Pastikan bahwa semua anggota keluarga yang tercantum dalam kartu susunan keluarga akan mendapatkan fasilitas dan jaminan pembiayaan berobat apabila kelak salah satu anggota keluarga harus berobat karena serangan penyakit.
  5. Coverage. Pastikan bahwa jenis penyakit yang menjadi coverage tanggungan perusahaan asuransi merupakan jenis penyakit yang sedang hingga berat, sehingga biaya pengobatan yang terlalu besar sebisa mungkin ditanggung oleh perusahaan asuransi.
  6. Returning. Pastikan bahwa terdapat biaya pengembalian atau returning apabila dalam jangka waktu yang ditentukan ternyata tidak terjadi peristiwa gangguan penyakit yang berat dan membahayakan. Walaupun hal ini patut disyukuri, namun akan lebih baik apabila terdapat kebijakan returning investment dari perusahaan asuransi.

Dengan makin banyaknya perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang asuransi kesehatan maka beberapa tips dan triks cara memilih asuransi kesehatan keluarga di atas kiranya bisa dijadikan pertimbangan tersendiri dalam memilih perusahaan asuransi kesehatan yang cocok dan baik. Semoga bermanfaat.

Speak Your Mind

*


9 × nine =

Histats.com © 2005-2012 Privacy Policy - Terms Of Use - Powered By Histats